Bangkrut Lalu Ganti Nama Klub, Ceres-Negros Terancam Dicoret dari Piala AFC

Posted on

Ceres-Negros sah mengubah nama club jadi United City Football Klub per Jumat (24/7/2020). Kejelasan itu berlangsung sesudah diakusisi oleh MMC Sportz Asia.

Ceres-Negros diakusisi dari pemilik awalnya, Leon Rey Yanson. Cara itu diambil sesudah Ceres-Negros memverifikasi kemunduran sebab ditabrak epidemi virus corona.

“Kami sampaikan perkataan terima kasih pada Yanson serta team yang telah setuju mengalihkan pemilikan club ke nama kami. Ini akan membuat pemain dapat tampil kembali di Liga Filipina,” kata Ketua eksekutif MMC Sportz Asia, Eric Gottschalk, seperti diambil ABS-CBN, Jumat (24/7/2020).

Sesudah sah mengakuisisi club itu, MMC Sportz Asia langsung mengatur perizinan perubahan nama jadi United City Football Klub ke kewenangan ditempat. Maksudnya supaya United City Football Klub dapat bertanding di Liga Penting Filipina (PFL). Tetapi, sekarang ini mereka terbentur dengan ketentuan dari AFC.

Sebelum bertukar nama, Ceres-Negros telah bertanding di Piala AFC 2020 serta mainkan tiga laga. Peraturan yang tercantum dalam klausal 4 ayat 4 di AFC larang perubahan nama club sesudah tampil dalam kompetisi.

“Club peserta tidak diperkenankan untuk mengubah nama sesudah memainkan laga pertama,” bunyi klausal itu. 

Misi Meneruskan Kemasyhuran

Sebelum bertukar nama, Ceres-Negros adalah club yang kuasai pertandingan Filipina. Pasukan Risto Vidakovic sukses memenangkan liga lokal dalam tiga musim paling akhir.

Semenjak 2016, Ceres-Negros teratur tampil di Piala AFC. Perolehan paling baik club yang bertempat di Panaad Fase ialah tembus Inter-zone Play-off semi-final pada edisi 2017.

“Kami mengharap tetap bertanding di Piala AFC 2020. Kami akan meneruskan peningkatan sepak bola Filipina, khususnya di liga serta Tim nasional,” tegas Eric Gottschalk

Sumber: ABS-CBN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *