Capello Ikut Senang Madrid Sukses Akhiri Monopoli Barcelona di La Liga

Posted on

Fabio Capello akui turut suka Real Madrid akhiri supremasi Barcelona di La Liga serta memperjelas Los Blancos memang wajar mendapatkan titel juara itu. 

Barca memang memimpin panggung La Liga dalam beberapa musim akhir-akhir ini. Dari lima musim, mereka juara 3x.

Musim ini, Lionel Messi dkk memang pernah kuasai pucuk klassemen. Namun selanjutnya Madrid sukses mendahului mereka.

Di waktu Madrid terus menang waktu tempati tempat pucuk, Barca justru tidak berhasil tampil persisten serta terpeleset di sejumlah pertandingan. Pada akhirnya mereka juga kalah dalam pemburuan titel juara La Liga musim ini.

Madrid Wajar Menang

Kemenangan ini diterima dengan senang oleh Fabio Capello. Maklum, dia sempat membesut Los Blancos awalnya. Pelatih dari Italia ini menjelaskan, Madrid memang tampil bagus pada musim ini, semakin bagus dari Barcelona. Oleh karena itu mereka wajar menang. “Mereka memang wajar menang.

Mereka cetak gol serta lainnya tidak cetak banyak gol menantang mereka.” Serunya pada Marca. “Real Madrid sudah akhiri monopoli yang dipunyai Barcelona,” sambung Capello.

“Real Madrid sudah ambil keuntungan dari pengurangan Barcelona, ​​tetapi supaya semua jelas, Real Madrid menang karena layanan mereka sendiri, bukan lantaran kekeliruan seseorang,” tegasnya.

Perkataan Selamat untuk Zidane

Kemenangan Real Madrid kesempatan ini jelas tidak dapat dipisah dari usaha keras Zinedine Zidane. Fabio Capello juga beri pujian pelatih dari Prancis itu. 

“Hebat. Perkataan semasa dari saya yang sangat hangat,” hebat Capello.

“Dia sudah lakukan dengan benar-benar baik. Benar-benar susah untuk memenangi gelar ini serta saya sudah meraihnya. Dengan 10 kemenangan serta sekali seimbang, mengagumkan. Saya sudah pahami lebih dari pada siapa juga apakah yang diperlukan club,” koarnya

“Dia arif, dengan watak serta yakin diri. Dia pelatih yang sangat pahami pentingnya perputaran serta mengubah,” papar Capello.

Fabio Capello menggarap Real Madrid dalam dua peluang. Yang pertama pada 1996-97 dan 2006-07.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *